MENGHIDUPKAN MALAM LEBARAN IDUL FITRI

Hari raya Idul Fitri merupakan momen yang istimewa bagi kaum Islam di penjuru dunia. Idul Fitri tidak hanya menjadi hari ajang silaturrahim dan saling memaafkan akan tetapi juga hari yang di dalamnya banyak kebaikan, nikmat dan faedah yang agung yang diberikan oleh Allah SWT bagi siapa saja umat muslim. Momen Idul Fitri yang penuh kebahagian ini jangan hanya sebagai luapan kegembiraan umat muslim karena telah melaksanakan kewajiban puasa di bulan suci Ramadlan, akan tetapi Idul Fitri juga sebagai rasa syukur yang diejawantahkan sebagai ibadah kepada  Allah SWT, terlebih di malam hari raya Idul Fitri.

MENGHIDUPKAN MALAM LEBARAN IDUL FITRI


Sayyidina Abdul Qodir Al-Jaelani pernah berkata, “ Sungguh Sayayidina Ali tidak pernah mengosongkan ibadah di 4 malam yaitu, malam awal bulan Rajab, malam Nifshu Sya’ban dan dua hari raya ( Idul Fitri dan Idul Adha)”.

Lantas sebagai seorang muslim, kesunahan-kesunahan apa yang dianjurkan untuk dilakukan di malam hari raya Idul Fitri?

1. Memperbanyak membaca takbir.

Rasulullah SAW bersabda, “ Hiasilah hari-hari rayamu dengan membaca takbir”, dan beliau juga bersabda yang diriwayatkan dari Sayyidina Anas, “ Hiasilah dua hari rayamu dengan bacaan tahlil, taqdis, tahmid dan takbir”. Salah satu keutamaan membaca takbir di malam hari raya ini karena dapat memadamkan siksa api neraka.


2. Membaca سبحان الله وبحمده   sebanyak 300 kali

Disebutkan bahwasanya Nabi SAW bersabda, “ Barang siapa yang membaca سبحان الله وبحمده di hari raya 300 x dan memberikan hadiah pahalanya kepada kaum muslimin maka akan masuk seribu cahaya disetiap kubur orang muslim dan kelak ketika ia mati akan masuk seribu cahaya di alam kuburnya”.


3. Memperbanyak ibadah diniatkan karena Allah SWT.

Banyak sekali ibadah yang bisa dilakukan oleh umat muslim seperti membaca Al-Qur’an, sholat sunnah, membaca sholawat dan ibadah-ibadah lainnya dengan diniatkan ikhlas karena Allah SWT. Rasulluah SAW bersabda, “ Barang siapa yang menghidupkan dua malam hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) karena Allah SWT maka tidak akan mati hatinya di hari matinya hati manusia (hari qiyamah)”.


Demikian sungguh agungnya malam hari raya Idul Fitri. Idul fitri bukan harinya orang yang memakai pakaian yang baru dan bagus akan tetapi hari raya idul fitri sebagai mana yang disebutkan oleh Sayyidina Ali adalah harinya orang yang diterima amal ibadah puasanya, dan dapat mensyukuri nikmat-Nya dan dan juga harinya orang-orang yang diampuni dosa-dosanya.

جعلنا الله وإياكم من العائدين والفائزين والمقبولين كل عام وأنتم بخير أمين 


Posting Komentar untuk "MENGHIDUPKAN MALAM LEBARAN IDUL FITRI"