KISAH KEKUATAN TAWAKAL SEORANG AHLI IBADAH

Dikisahkan pada zaman Bani Israil ada seorang lelaki miskin yang ahli ibadah. Ia selalu beribadah kepada Allah SWT di setiap malam. dan ketika pagi datang ia berjualan dagangannya dengan berkeliling di jalan. ia selalu membagi waktunya tersebut tanpa lupa beribadah kepada Allah.

KISAH KEKUATAN TAWAKAL SEORANG AHLI IBADAH


Seperti hari biasanya, lelaki Bani Israil tersebut berjualan. Tatkala ia sampai di pintu salah seorang pemimpin di kotanya, ia pun menawarkan dagangannya dengan bersuara keras berharap dagangannya akan di beli si pemilik rumah. Sementara itu di dalam rumah pemimpin kota tersebut, terlihat sang istri dari pemilik rumah mengintip dan mengamati tingkah laku dari sang pedagang lelaki miskin.

Rupanya istri pemilik rumah tertarik dan terpikat akan ketampanan sang pedagang. Ia pun bergegas menemui pedagang yang ada di depan rumahnya. Ketika sudah berjumpa dengan sang pedagang, sang istri pemilik rumahpun berkata, "Wahai pedagang, sugguh aku terpikat dan jatuh cinta akan ketampananmu dan aku adalah wanita yang sangat kaya raya. Tinggalkanlah pekerjaanmu dan gantilah bajumu dengan baju sutra milikku! dan aku bersedia menjadi istrimu".

Sang pedagang pun lantas menjawab, " Takutlah kepada Allah, sungguh aku takut kepada-Nya". Tetapi sang istri pemilik rumah tidak menyerah dan berkata, " Aku tidak akan membiarkanmu pergi dari rumahku sampai engkau mau menjadi suamiku". Sang pedagang pun menjawab kembali, " Takutlah kepada Allah". Kemudian sang pedagang berhenti sejenak dan kemudian berkata, "Baiklah, tetapi izinkanlah aku untuk melaksanakan sholat terlebih dahulu". Sang istri pemilik rumahpun lantas mengizinkannya.

Kemudian sang pedagang mengambil wudlu dan naik ke atap rumah dan melakukan sholat dan ia kemudian menangis dan berdoa, "Wahai tuhanku, sungguh aku telah beribadah kepadamu selama 70 tahun, maka selamatkanlah aku dari bahaya wanita si pemilik rumah". Dalam renungannya  itu sang pedagang melihat kebawah dan ia bermaksud untuk loncat dari atap rumah si wanita.

Kemudian Allah memerintahkan Jibril dan bersabda, " tangkaplah hambaku ini sebelum ia sampai ke tanah, sungguh ia melakukan itu karena takut maksiat kepada-Ku. Sang pedagang pun lalu loncat dan dengan sigap Jibril menangkap sang pedagang dan meletakkannya di atas tanah bagaikan seekor burung. Sang pedagang kemudian lari dari rumah wanita  dengan menangis tersedu-sedu dan dengan perasaan gembira karena selamat dari maksiat. 

Sampai dari rumahnya, ia pun dibuat kaget kembali karena banyak sekali makanan yang entah dari mana datangnya. Padahal sebelumnya, sang pedagang tidak memiliki simpanan makanan berhari-hari. Inilah kekuatan tawakal kepada Allah SWT yang dilakukan seorang hambanya yang sholih ketika sudah tidak ada jalan lain kecuali berserah diri kepada-Nya. Allah berfirman, " Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dan akan memberikan rezeki dari arah-arah yang tidak terduga".

Post a Comment for "KISAH KEKUATAN TAWAKAL SEORANG AHLI IBADAH"